Matahari bersinar dengan indah, dalam pengawasan Nya yang maha agung. seperti Perjuangan ini tak akan pernah berhenti dengan sendiri nya, melalui semua masa lalu yang teringat adalah sesuatu pelajaran yang berharga yang tak kan terlupakan.
Setiap kesulitan pasti ada kemudahan, melakukan hal baru memanglah berat, akan tetapi ketauhilah yang terpenting dari masa muda ini adalah pengalaman, perbanyaklah pengalaman agar bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan diri.
Bukan hanya pengalaman cinta, karena cinta itu tak butuh pengalaman. Akan tetapi cinta itu hanya butuh perjuangan. yaa,.. Perjuangan yang nyata.
Blog ini adalah sebuah kolaborasi antara kisah kehidupan. nasihat, juga ilmu pengetahuan islam.
Sunday, December 31, 2017
Cinta tak butuh pengalaman, tapi butuh perjuangan
Saturday, December 30, 2017
SEUNTAI KATA UNTUK RINDU
Seuntai kata untuk RINDU
Dari tempat yang jauh menjadi saksi Untuk sebuah ungkapan ini. Dalam hati yang selalu mengungkap kan rasa, terdiam mengingat sesuatu yang dahulu di lalui nya, bersama dengan kenangan yang amat indah.
Dari kejauhan yang dapat hadir adalah Rindu, karena sejatinya, sesuatu yang sangat kita banggakan, impikan, bahkan yang kita cintai, tak akan terlepas dari belenggu Rindu yang tertanam.
Kata ini sungguh sangat menyentuh kalbu, ketika seseorang termenung memaksa untuk mengingat kembali, perjalanan panjang yang di lalui.
Gugur indah seperti daun sakura yang jatuh dari dahan nya, gemerlap cahaya malam menerangi perjalanan nya, melayang jatuh sangat anggun, kenangan nan indah terukir Untuk sebuah masa, di mana diri dalam kesendirian, tersenyum merkah, memandang diri dalam bagian kisah.
yaa... itu lah RINDU, datang Untuk menyapa seorang diri dalam keheningan.
tak dapat di sangka, priode demi priode akan selalu berubah, semoga rasa RINDU itu semakin dalam tertancap di hati.
Untuk berbagai masa lalu aku merindukan mu, tentu hanya kenangan indah saja. cukup kenangan buruk hanya Untuk pelajaran dalam hidup agar bisa terus memperbaiki diri lebih baik lagi.
@muhammad_tirmidzi_lc
Friday, December 29, 2017
HANYA MODAL NIAT
Hanya modal niat..
Ya,.. bisa di sebut seperti itu, atas diri ini yang mendambakan kekasih yang halal, perih rasa nya jika tak kunjung datang waktu itu.
Tak bosan ku meminta kepada nya, akan tetapi ada lelah di saat tangan menengadah meminta kepada Nya, karena masih tak kunjung datang, waktu itu.
Hanya modal kan niat saja tidak cukup, semua ini memaksa ku untuk selalu berusaha dan bersabar atas kehendak Nya.
Hari demi hari rasa cinta ini mulai kuat mengusik rasa di dalam hati, diri ini masih tak kuat untuk berjuang sendiri.
Allaah, rintih ku dalam hati, "Kuatkanlah"
keridhaan mu yang sangat ku harap kan, rasa cinta ini tak bisa bertahan jikalau bukan karena keridhaan Nya, kepada dzat yang maha agung, boleh kah aku meminta kepada Mu, dengan penuh harap, "Dekatkan lah jarak di antara kami, ya kami yang berharap satu sama lain, Ridhailah Perjuangan kami ini, untuk menuju ke agungan Mu ya Rabb. yaitu mempersatukan dua insan yang sama-sama berharap atas keridhaan Mu"
Hanya hati yang merasakan getaran ini, membuat diri ini mengadu kepada sang pencipta, agar bisa menjaga kemurnian diri.
Apalah daya, itu semua hanya impian, impian yang dari dulu ku dambakan.
Apapun yang terjadi, akan tetap ku pegang teguh rasa ini, sampai Allah mengatakan Ridha, akan tetapi jikalau tidak, Allah mempunyai rencana lain.
yang lebih indah dari apa yang ku rencanakan...
@muhammad_tirmidzi_lc
Wednesday, December 27, 2017
YA ALLAH, AKU MENCINTAINYA
Ya Allah, Aku mencintainya..
Saat hati mengatakan hal yang sama, begitu pula seluruh jasad ini menyatakan nya dengan bisikan lembut ke dalam hati. Sampai hati ini tergerak untuk mempersiapkan segalanya, inti nya agar Allah pun ridha kepadaku dan kepadamu, seseorang yang ku bisikkan perlahan dalam Doa.
Malam yang sunyi menjadi saksi perbincangan indah antara aku dengan Rabb ku, raut wajah mengerut berubah penuh harap kepada sang pencipta. yang diri ini hanya bisa pasrah pada kehendakNya.
Ya Rabb, Apakah tidak bisa di percepat, keluhku dalam keheningan malam. Yang diri ini hanya mengharapkan keridhaan Nya, dengan niat agar lebih menjaga diri .
Ku sadar, diri ini tidak mempunyai apa-apa untuk melamar sang pujaan hati, tapi berusaha kun mantap kan dengan usaha yang maksimal dan juga keyakinan bahwa yang Allah butuhkan ialah seberapa dekatkah diri ini kepada Nya, ketika sendiri ini maupun sudah menikah nanti.
Allah pencipta langit dan bumi, pelengkap di antara ke duanya, dan juga sangat mudah bagi Allah untuk mempersatukan dua hati yang saling berharap Atas keridhaan Nya.
@muhammad_tirmidzi_lc
Tuesday, December 26, 2017
SEMUA BERASAL DARI PANDANGAN
Semua berasal dari pandangan, karena pandangan kita bisa mengatakan seseorang itu begini dan begitu. yang awal kita tidak tahu hal ini dan itu, dari pandangan pula kita bisa melihat sesuatu keindahan yang di ciptakan oleh Allah.
Dari pandangan juga kita dapat meniru sesuatu yang baik maupun hal yang buruk, Akan tetapi tahukah kita bahwa dari pandangan ini akan di berikan tanggung jawab yang besar, yang di mana dari pandangan ini bisa menyeret kita ke dalam kesesatan atau kebenaran, bagitu hal nya bisa juga menyeret kita ke dalam syurga atau kedalam jurang neraka.
Dari pandangan ini Allah sendiri sudah menyuruh kita baik laki-laki maupun wanita agar menjaga pandangan nya dari sesuatu yang haram, Karena semua itu berawal dari pandangan.
Allau ta'ala berfirman dalam surah An-nur ayat ke 30 untuk laki-laki, dan begitu juga untuk wanita di ayat ke 31 nya, di dalam nya juga terdapat banyak batasan selain menjaga pandangan tersebut, yaitu agar juga menjaga kemaluan nya, dan untuk wanita pun demikian, akan tetapi di ayat 31 ini terdapat banyak batasan untuk wanita muslim pada umum nya yaitu, tentang menutup aurat, jangan menampakan perhiasan nya yaitu aurat tersebut, pada akhir ayat tersebut yaitu ayat ke 31 Allah ta'ala menyuruh kita untuk bertaubat ke pada Nya, setelah kita sudah mengetahui hal tersebut yang di sampaikan oleh Allah ta'ala yang tedapat pada kalam nya, agar tentu nya kita bisa berubah, ya, berubah menjadi baik dari sebelum nya.
wallahu'alam bi shawab
@muhammad_tirmidzi_lc
Friday, November 17, 2017
Nasihat untuk mu wahai hati
Wahai hati, harap mu terhadap seseorang yang belum lah pasti akan menyakiti hati mu. Bahwa semua yang ada di dunia ini telah di rencanakan oleh sang khalik, suka maupun tak suka, itulah ketetapan Nya, engkau harus tegar menjalani nya, jadikan rindu mu hanya untuk Allah, yang sebagaimana semua itu akan kembali kepada Nya, wahai hati yang mencintai seseorang, jangan lah engkau berlebihan, sehingga yang menciptakan diri mu cemburu akan tingkah mu.
Wahai hati tahukah engkau,...
Ketetapan Nya sangat lah indah, manis layak nya janji nya, jangan lah engkau lelah berharap kepada Nya, memohon untuk di berikan petunjuk. Wahai hati, getaran cinta itu telah memasuki mu, maka pertama kali dan yang terakhir kali nya Cintai lah Allah, sebelumnya engkau mencintai seseorang, maka bimbing lah diri ini agar selalu taat kepada Nya. Wahai hati, kata kata ku kini tak bermakna, hanya lirih yang ku rasakan pada diri mu hati, tetesan mata ku memberikan rasa bahwa ketetapan Nya itu adalah baik. Wahai hati, tuntun lah aku untuk menggapai ridha Nya yang maha luas. Kesempurnaan paras bukan lah ukiran sebuah kesempurnaan, wahai hati, benahi lah diri mu dengan akhlak mulia, bahwa mencintai seseorang karena paras adalah kesalahan terbesar yang orang lain perbuat, tanpa melihat sisi diri mu wahai hati.
Wahai hati, aku ingin diri mu siap menerima ketetapan Nya, berusaha keras untuk berubah. Cintai lah ia karena Allah, sdh cukup lah bait" ku ini. Untuk selalu membenahi dan membekali diri mu.
Sunday, October 1, 2017
3 WASIAT NABI
3 Wasiat Nabi
Wiwit Hardi Priyanto / 7 Mei 2015

Kita mungkin pernah mendengar istilah ulama menyebut “Jawami’ul Kalim”. Istilah itu memiliki makna: bahasa yang singkat, namun punya makna yang sangat mendalam. Hal inilah yang sering kita jumpai dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya dalam hadits berikut,
عَنْ أَبِي ذَرّ جُنْدُبْ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذ بْن جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ ” [رواه الترمذي وقال حديث حسن وفي بعض النسخ حسن صحيح]
“Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdirrahman Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan tersebut akan menghapuskan (keburukan). Dan pergauilah manusia dengan akhlak yang mulia.” (HR. At-Tirmidzi, dan dia berkata: Hadits Hasan Shahih).
Dalam hadits di atas, terkandung 3 wasiat Nabi yang sangat penting, baik hubungan manusia kepada Allah maupun hubungan manusia ke sesama manusia.
1. Perintah Takwa dimana pun kita berada
اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Nabi tidak hanya memerintahkan takwa semata, namun bertakwa dimana pun kita berada, baik di tengah keramaian maupun di sunyi bersendirian. Inilah takwa yang sebenar benarnya, dan takwa yang paling berat.
Sebagaimana kata Imam Syafi’i rahimahullah
وقال الشافعي : أعزُّ الأشياء ثلاثة : الجودُ من قِلَّة ، والورعُ في خَلوة ، وكلمةُ الحقِّ عند من يُرجى ويُخاف
Imam Syafii mengatakan, “Perkara yang paling berat itu ada 3, dermawan saat memiliki sedikit harta, meninggalkan hal yang haram saat sendirian dan mengatakan kebenaran saat berada di dekat orang yang diharapkan kebaikannya atau ditakuti kejahatannya” (Jami’ Ulum wa Hikam 2/18).
Ketika seorang bersendirian, menyepi tanpa ada yang mengetahui, maka hal itu akan mendorongnya untuk lebih mudah bermaksiat. Kecuali ia sadar betul bahwa Allah senantiasa mengawasinya, dan rasa takutnya menjadi lebih besar sehingga ia tidak berani melakukan kemaksiatan.
Contoh mudah adalah orang yang sedang berpuasa. Ketika berada di khalayak ramai, ia menahan diri dan mengaku berpuasa. Namun ketika bersendirian, ia diam-diam berpuka puasa. Hal ini tidak akan terjadi kecuali ia memiliki rasa takut yang besar kepada Allah.
2. Segera lakukan amal shalih
وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَ
Hadits di atas menjelaskan perintah untuk bersegera melakukan kebaikan tatkala terjerumus dalam keburukan. Tidak seperti anggapan sebagian orang, jika sudah terciprat, maka tercebur sekalian saja biar basah. Hal ini adalah anggapan yang sangat keliru. Bahkan hadits yang mulia ini menjelaskan perintah untuk segera bertaubat. Karena taubat adalah bagian dari amal shalih yang paling mulia dan harus disegerakan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31)
Hadits di atas juga menerangkan bahwa perbuatan baik yang dilakukan, akan menghapuskan dosa. Tentunya dosa yang terhapus hanyalah dosa kecil, karena dosa besar hanya terhapus jika pelakunya benar-benar telah bertaubat.
Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضاَنُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ
“Shalat 5 waktu, dari Jumat ke Jumat selanjutnya, serta Ramadhan ke Ramadhan adalah sebagai penghapus dosa di antara waktu itu, selama menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim No. 233).
Sehingga jelaslah bahwa yang dihapus hanyalah dosa kecil saja. Oleh karena itu, ketika seorang muslim terjerumus dalam dosa dan maksiat, maka wajib baginya untuk segera bertaubat dan melakukan amal shalih.
3. Akhlak Mulia kepada manusia
وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
Wasiat yang terakhir adalah perintah untuk berakhlak yang mulia kepada sesama manusia. Setelah 2 wasiat di atas menyebutkan perintah yang berhubungan antara Allah dan manusia. Contoh gampang dalam berakhlak mulia adalah senyuman yang diiringi wajah yang berseri dan bertegur sapa ketika bertemu.
Oleh karena itu, Rasulullah mengkaitkan antara akhlak dengan iman yang sempurna. Dimana Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya.” (HR. At-Tirmidzi No. 2612, ia berkata: Hadits Shahih).
Bahkan dalam hadits lain juga disebutkan bahwa orang yang paling dekat dengan Rasulullah pada hari kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya. Orang yang memiliki akhlak mulia, tidak hanya dicintai oleh Rasulullah, namun ia akan dicintai oleh manusia yang lainnya.
Penutup
Sebagai penutup dan nasihat untuk diri sendiri, maka jagalah 3 wasiat yang berharga ini. Wasiat yang di dalamnya terdapat hablumminallah dan hablumminannas. Sehingga kita dapat menjadi insan yang dicintai oleh Allah, Rasulullah dan manusia.
Wallahul Muwaffiq.
—
Penulis: Wiwit Hardi P.
Artikel Muslim.Or.Id

Penerapan Tauhid Dalam Kehidupan.
Tulisan Harian Santri - Pengertian Tauhid Tauhid (Arab : توحيد ) dilihat dari segi Etimologis yaitu berarti ”Keesaan Allah”, mentauhi...
-
__Diam adalah bahasa Bahasa yang hanya bisa di fahami oleh hati, di mengerti oleh diri sendiri, juga Allah yang maha memiliki hati . Diam k...
-
--SANTRI ITU PILIHAN-- __Merasakan nikmatnya dalam menghafal, belajar bersabar dalam ujian, bisa berkumpul dengan orang-orang shalih, salin...
-
--Hari ini adalah hari ter indah, yaitu hari ketika sahabat" kami di wisuda. Rasa sedih dan bahagia bercampur, entah apa nama nya...